Categories
Pendidikan

Tujuan Utama dan Fungsi Manajemen Keuangan

Tujuan Utama dan Fungsi Manajemen Keuangan

Tujuan Utama dan Fungsi Manajemen KeuanganTujuan Utama Perusahaan

Tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan kesejahteraan pemegang saham / pemilik. Dan fungsi manajemen keuangan terkait dengan keputusan keuangan suatu perusahaan, karena keputusan keuangan suatu perusahaan dapat dibedakan, antara lain, dengan cara sebagai berikut.

Keputusan Perusahaan dapat dibedakan:

  • Keputusan investasi suatu perusahaan mengenai alokasi dana untuk berbagai jenis kegiatan.
  • Keputusan untuk mencari bantuan keuangan antara hutang dan ekuitas yang dimiliki oleh bisnis terkait dalam bentuk pinjaman di mana pinjaman tersebut sesuai dan sesuai.
  • Keputusan untuk membayar dividen kepada pemegang saham.
  • Keputusan lain seperti ekspansi eksternal dan leasing.

Diperlukan lebih banyak metode analitik untuk membuat semua keputusan keuangan, karena setelah menemukan dalam banyak kasus di lapangan, metode analisis dapat dengan adil mempertimbangkan keputusan yang tepat.

Aspek Tugas Manajer Keuangan

Seperti disebutkan di atas, untuk melakukan tugas, manajer keuangan harus memahami 4 aspek, yaitu,

  • Kenali pasar modal. Manajer keuangan adalah perantara antara perusahaan dan pasar modal, di mana saham perusahaan akan diperdagangkan.
  • Ketahui nilainya. Untuk terus meningkatkan kekayaan pemegang saham, manajer keuangan perlu mengetahui bagaimana aset keuangan perusahaan dinilai.
  • Ketahui efek waktu dan ketidakpastian. Seorang manajer keuangan harus tahu bagaimana aset dan perbedaan yang disebabkan oleh waktu dan ketidakpastian dapat mempengaruhi nilai proyek investasi.
  • Ketahui kegiatan perusahaan. Agar manajer keuangan dapat membuat keputusan yang tepat, perusahaan perlu mengetahui operasinya.

 

 

 

Sumber : https://materi.co.id/

Categories
Pendidikan

Konsep Dasar dan Pertumbuhan Manajemen Keuangan

Konsep Dasar dan Pertumbuhan Manajemen Keuangan

Konsep Dasar dan Pertumbuhan Manajemen Keuangan

Teori Manajemen Keuangan

Seperti halnya dengan buku-buku manajemen keuangan umum, buku ini memberikan kerangka teori dasar di bidang studi manajemen keuangan. Perbedaan antara buku ini dan buku manajemen umum adalah bahwa buku ini tidak hanya menyediakan teknik analisis, tetapi juga menyediakan konsep untuk menentukan kebijakan yang konsisten dengan tujuan yang harus dicapai perusahaan.

Dalam konteks ini, manajemen keuangan menyediakan kerangka kerja dasar untuk berpikir untuk menyelesaikan masalah yang mempengaruhi sektor keuangan dalam arti luas. Teori ini adalah konsep pemikiran yang sangat mendasar, sehingga manajemen keuangan harus mematuhi prinsip-prinsip dunia nyata dan / atau terjadi di bidang praktik nyata di dunia ini.

 

Perbedaan antara Konsep Teori dan Praktik Pelaksanaannya

Dalam beberapa kasus, mungkin ada perbedaan mendasar antara konsep teori dan praktik pelaksanaannya di bidang ini. Namun, teori yang diperoleh di bidang keuangan akan membantu semua orang untuk menerapkan konsep teori manajemen keuangan, dan manajemen keuangan harus mampu meningkatkan kemampuan manajemen keuangan untuk lebih memahami asumsi dasar. logika dan situasi khusus dalam praktiknya. Mampu menyelesaikan masalah keuangan menggunakan teori manajemen keuangan saat ini.

Pembahasan pertama dalam buku ini akan dimulai dengan menghadirkan perkembangan ilmu manajemen keuangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui kontribusi pemikiran terhadap manajemen keuangan secara kronologis. Setelah itu, Anda dapat terus mendiskusikan ruang lingkup pengambilan keputusan dalam manajemen keuangan, yang utamanya adalah manajemen investasi dan pembiayaan. Kebutuhan akan analisis dan dasar yang koheren untuk pengambilan keputusan didasarkan pada kepentingan-kepentingan ini.

 

Pertumbuhan Ilmu Manajemen Meuangan

Dalam tiga puluh tahun terakhir, ilmu manajemen keuangan telah berkembang pesat. Perkembangan ini dikenal pada tahun 1951 ketika manajemen keuangan bisnis berada di area operasional seperti modal kerja, sumber pembiayaan, anggaran untuk konsep teori biaya modal, kebijakan struktur modal, kebijakan investasi dan penilaian Bisnis. Konsep teori ini terus berkembang dan fokus pada literatur pada 1960-an. Kemudian, pada 1970-an, Markowitz, Sharpe, dan Lintmen membuat asimilasi berdasarkan penilaian risiko dan konsep portofolio. Konsep yang dimaksud adalah Capital Asset Pressure Model (CAPM) yang berkembang pesat, Garis Pasar Modal (CML), Garis Pasar Saham (SML). Pertumbuhan ilmu manajemen keuangan berlanjut dengan munculnya inovasi baru, seperti penyewaan keuangan melalui konglomerat, merger dan akuisisi, dan pertumbuhan perusahaan dari luar perusahaan. Ilmu manajemen keuangan secara umum muncul dari studi deskriptif tentang pendekatan manajemen operasional perusahaan ke perusahaan teoretis dalam lingkungan yang dinamis dan tidak pasti.

 

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Categories
Pendidikan

Fungsi & Tujuan Manajemen Keuangan

Fungsi & Tujuan Manajemen Keuangan

 

Fungsi Manajemen Keuangan

Anda sebagai pemilik perusahaan, baik perusahaan kecil, menengah dan besar selalu menghadapi masalah keuangan. Sebagai contoh: Anda ingin membeli bahan baku atau membeli mesin-mesin untuk mengolah bahan baku tersebut, Anda akan selalu berhubungan dengan keuangan. Disamping itu Anda juga menghadapi masalah keuangan lain, seperti dari mana sumber dana akan diperoleh, misalnya untuk membeli bahan baku dan membeli mesin-mesin akan didanai oleh pinjaman atau modal Anda sendiri. Masalah-masalah itu semua adalah masalah keuangan yang sering muncul dalam kegiatan usaha dan perlu juga diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi hambatan dalam operasional sehari-hari. Masalah pengaturan bagaimana penggunaan dana dan bagaimana memperoleh sumber dana sering disebut Manajemen Keuangan.

Dari penjelasan mengenai pengertian Manajemen Keuangan, dapat disimpulkan bahwa ada dua kegiatan pokok dari Manajemen Keuangan yaitu : bagaimana menggunakan dana dan bagaimana mencari sumber dana. Dua kegiatan pokok ini disebut Fungsi Manajemen. Yang bertanggung jawab dalam melaksanakan Fungsi Manajemen Keuangan ini adalah Manajer Keuangan atau bagian keuangan. Walaupun demikian tanggung jawab ini tidak terbatas hanya pada Manajer Keuangan atau bagian keuangan saja, tetapi pada kenyataannya juga tanggung jawab dari bagian – bagian lain dalam perusahaan, misalnya bagian produksi, pemasaran dan sumberdaya manusia.

Tujuan Manajemen Keuangan

Sebagai contoh keterkaitan tanggung jawab tersebut adalah misalnya Anda menginginkan untuk melakukan perluasan usaha maka Manajer Keuangan atau bagian keuangan akan berkoordinasi dengan bagian produksi apakah kaasitas produksi (mesin-mesin) masih mencukupi untuk rencana perluasan tersebut. Tanggung jawab dari Manajer Keuangan atau bagian keuangan didalam mengelola fungsi Manajemen Keuangan dapat digambarkan dalam skematis berikut ini :


Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa perusahaan dapat memperoleh dana dari Bank, pemilik perusahaan atau pemegang saham. Setelah menerima dana (anak panah 1) dari pihak-pihak penyedia dana, dana tersebut oleh Manajer Keuangan harus dikelola dan digunakan untuk proses produksi, antara lain : digunakan dalam investasi modal kerja dan investasi aktiva tetap (anak panah 2). Tujuan Manajer Keuangan didalam melakukan proses produksi adalah untuk memperoleh keuntungan, sehingga ada aliran dana masuk ke perusahaan (anak panah 3). Dana yang masuk ke perusahaan yang berasal dari keuntungan oleh Manajer Keuangan harus dikelola apakah keuntungan tersebut dibagi semua kepada pemilik dana atau semua digunakan untuk perluasan usaha atau digunakan dengan mengkombinasikan kedua alternative di atas (anak panah 4a dan 4b).

Dari skema pada gambar 1 terlihat bahwa Manajer Keuangan harus mengambil 3 keputusan, yaitu :

  1. Keputusan penggunaan dana (keputusan investasi)
  2. Keputusan memperoleh dana (keputusan pembelanjaan)
  3. Keputusan pembagian keuntungan (keputusan deviden)

Setelah Anda memahami tugas Manajer Kuangan yaitu harus melaksanakan kegiatan memperoleh danadan menggunakan dana seefisien mungkin. Selanjutnya timbul pertanyaan apa yang dapat digunakan untuk mengukur efisiensinya?. Jawabannya adalah Manajer Keuangan harus dapat meningkatkan atau memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang dimaksud di sini adalah harga yang dapat dibayar oleh (calon) pembeli apabila perusahaan tersebut akan dijual, dan tetap akan dioperasional sesuai dengan semula. Contohnya dua buah toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari. Satu toko terletak dipinggir jalan raya sedangkan satunya terletak di dalam pemukiman yang kurang padat penduduknya. Kedua toko tersebut mempunyai kekayaan yang sama dan seluruhnya dibelanjai dengan modal sendiri, maka apabila kedua toko tersebut akan dijual dan kedua toko tersebut tetap akan dioperasionalkan. Calon pembeli akan bersedia membayar toko yang terletak di jalan raya lebih mahal dari toko yang di dalam pemukiman meskipun nilai buku kedua toko tersebut sama. Ini disebabkan karena toko yang terletak di jalan raya diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih banyak.

Penentuan tujuan memaksimumkan nilai perusahaan ini sangat penting, karena tanpa tujuan ini Anda tidak dapat menyatakan apakah keputusan – keputusan dalam bidang keuangan tepat atau tidak. Semua keputusan harus Anda kaitkan dengan tujuan memaksimumkan nilai perusahaan.

Nilai Waktu dan Uang

Uang saat ini akan dihargai lebih tinggi dari uang pada yang akan datang, perbedaan tersebut disebabkan bahwa nilai uang akan dipengaruhi oleh waktu dan tingkat bunga. Nilai uang dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

  • Nilai uang masa yang akan datang
  • Nilai sekarang

Rumus dari kedua nilai uang tersebut dapat Anda lihat pada Buku Materi Pokok Manajemen Keuangan pada kegiatan belajar 2, modul 1.

Rumus tersebut hanya digunakan apabila pembayaran/penerimaan bunga hanya satu kali dalam satu tahun, akan tetapi pada kenyataannya pembayaran bunga ini oleh bank dapt dibayarkan lebih dari satu kali. Untuk itu rumus dasar diatas dapat berubah dengan mempertimbangkan frkwensi pembayaran. Lihat rumus nilai uang sekarang dan yang akan datang yang menggunakan variabel frekwensi pembayaran yang dinotasikan dengan lambang m.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Pendidikan

Risk Tolerance

Risk Tolerance

Jika B hanya berani mengambil permainan lempar koin (-100, +100). A berani mengambil permainan lempar koin (-1.000, +1.000). A lebih berani menerima kekalahan yang lebih besar dibanding B. Dikatakan bahwa A mempunyai toleransi terhadap risiko (risk tolerance) atau kesukaan terhadap risiko (preference towards risk) yang lebih besar.

Fungsi Utility

Fungsi utility (utility/kepuasan) menggambarkan hubungan antara kekayaan seseorang dengan tingkat utility-nya. Semakin besar kekayaan seseorang, semakin besar utility-nya. Namun, kenaikan utility seseorang terhadap peningkatan kekayaan adalah menurun. Jadi ada law of diminishing utility dalam kepemilikan kekayaan, lihat Gambar 8.2.

Gambar 8.2 di atas menunjukkan bahwa tambahan 100 pertama, kedua dan ketiga masing-masing memberikan tambahan utility 7, 2, dan 1.

Fungsi utility ini bisa menunjukkan tingkat toleransi risiko seseorang. Orang pemberani seperti pengusaha besar bisa menerima risiko yang relatif besar. Dia bisa menerima kerugian Rp 1 miliar dalam sehari tanpa penurunan utility yang amat besar, misalnya tanpa mengalami stress yang berarti. Pedagang kecil yang menderita kerugian Rp 1 juta sehari bisa pusing.

Expected Utility Theory

Teori expected utility mengatakan bahwa dalam mengambil keputusan berisiko, orang mengevaluasi nilai harapan utility (expected utility)-nya, bukan mengevaluasi nilai harapan hadiah uangnya. Kata expected berarti rata-rata (nilai harapan).

Misalkan, untuk kasus di atas. Utility awal A adalah 10. Setelah mengambil permainan lempar koin, utility A bisa turun menjadi 8 dengan peluang 0,5 atau utility A bisa naik menjadi 11 dengan peluang 0,5. Expected utility A setelah mengambil permainan lempar koin adalah:

Apabila mengambil permainan lempar koin, nilai harapan utility A turun menjadi 9,5. Oleh karena itu, A memilih tidak mengambil permainan lempar koin.

Perhatikan bahwa apabila A tidak mengambil permainan lempar koin adalah 10, pasti. Peluang utility A sama dengan 10 adalah satu. Expected value dari 10 adalah 10. Jadi, expected utility A apabila tidak mengambil permainan adalah 10. Utility A tidak berubah.

Spekulasi Nilai Tukar

Investor (spekulan) A memegang $100. Nilai tukar sekarang adalah 10.000 rupiah/$. Dalam hal ini, A mengharapkan (menebak) nilai tukar rupiah/$ akan naik, misalnya menjadi 12.000 rupiah/$. A akan rugi apabila nilai tukar turun setahun kemudian. A yakin bahwa nilai tukar akan naik. Oleh karena itu, expected value A terhadap spekulasi ini positif. Perhatikan bahwa dalam spekulasi nilai tukar tidak ada bandarnya. Bahkan permainan ini, bagi A mempunyai expected value yang positif.

Certainty Equivalent

Certainty equivalent sebuah pilihan berisiko adalah nilai pasti yang memberikan utility yang sama dengan suatu pilihan berisiko tersebut. Misalnya, A, seorang pegawai baru, mendapatkan sebuah tawaran gaji berisiko. A bisa mendapat gaji 200 dengan peluang 0,5. A juga bisa mendapat gaji 0 dengan peluang 0,5. Berapa gaji tetap yang ekuivalen (certainty equivalent) dengan gaji berisiko tersebut. Gambar 8.4 menggambarkan gaji berisiko dan certainty equivalent-nya.

Gaji berisiko tersebut memberikan expected utility sebesar 5,5 ( 0,5 x 0 + 0,5 + 11 ). Gaji pasti sebesar 40 adalah 5,5. Nilai ini sama dengan expected value 5,5. Jadi, certainty equivalent dari gaji berisiko tersebut adalah 40.

Perhatikan bahwa untuk pilihan berisiko tersebut, apabila B mempunyai toleransi risiko yang lebih rendah, certainty equivalent B untuk gaji berisiko tersebut lebih kecil dari 40. Artinya, B bersedia menerima gaji tetap (pasti) yang lebih kecil dari 40 untuk mengganti gaji berisiko 0 atau 200 dengan peluang masing-masing 0,5 dan 0,5. Sebaliknya, bagi C yang mempunyai toleransi penerimaan risiko besar akan mempunyai certainty equivalent yang lebih besar dari 40. Ingat bahwa A, B, dan C mempunyai bentuk kurva utility yang berbeda.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Pendidikan

Memahami Kondisi Keuangan Perusahaan melalui Rasio Keuangan

Memahami Kondisi Keuangan Perusahaan melalui Rasio Keuangan

Memahami Kondisi Keuangan Perusahaan melalui Rasio Keuangan

Dalam materi ini Saudara pertama kali akan dijelaskan mengenai pemahaman laporan keuangan karena semua keputusan manajer keuangan akan didasarkan pada laporan keuangan yang telah disusun. Secara umum laporan keuangan yang disusun oleh setiap perusahaan antara lain: laporan neraca, laporan rugi laba dan laporan arus kas.

Laporan neraca adalah laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan suatu Perusahaan pada suatu saat, biasanya pada akhir periode.
Laporan rugi laba adalah laporan keuangan yang menggambarkan hasil usaha suatu perusahaan selama satu periode.
Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menggambarkan posisi kas suatu perusahaan pada akhir periode.

Dari laporan-laporan tersebut dapat dilihat kinerja perusahaan tersebut apakah perusahaan mempunyai prospek yang baik atau tidak.

Untuk mengetahui perkembangan kinerja perusahaan, kita dapat melakukan analisis terhadap laporan keuangan dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan dapat dikelompokkan dalam 5 kelompok yaitu :

 

A. Rasio Likuiditas, yang terdiri dari :

  • Current ratio
  • Acid test ratio dan Quick ratio

 

B. Rasio Manajemen Aktiva, yang terdiri dari :

  • Rasio perputaran persediaan
  • Rata-rata pengumpulan piutang
  • Rasio perputaran aktiva tetap
  • Rasio perputaran total aktiva

 

C. Rasio Manajemen Utang, yang terdiri dari :

  • Rasio utang terhadap aktiva Time interest earned
  • EBITDA Coverage rasio

 

D. Rasio Profitabilitas, yang terdiri dari :

  • Marjin laba atas penjualan
  • Basic earning power
  • Return on total asset
  • Return on common equity

 

E. Rasio Nilai Pasar, yang terdiri dari :

  • Price/earning ratio
  • Price/cash flow ratio
  • Market to book ratio

Untuk penjelasan lebih lanjut, lihat Buku Materi Pokok (Modul) Manajemen Keuangan (EKMA4213) Modul 2 Kegiatan Belajar 1.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Categories
Bahasa Inggris Pendidikan

Pumpkin kuh kueh – Procedure Text

Pumpkin kuh kueh – Procedure Text

Pumpkin kuh kueh - Procedure Text
Pumpkin kuh kueh – Procedure Text

Pumpkin kuh kueh

The taste is sweet, it will definitely be the right takjil menu when breaking the fast.

Leather material:
– 110 gr pumpkin (cut into cubes and steamed until cooked)
– 50 gr of water
– 100gr + 100gr glutinous rice flour
– 60 gr hot water
– 10g of sugar
– 2 tdm of oil

It contained a sweet head.

How to make it:
– Pumpkin blender with water until smooth
– Mix 100g glutinous rice flour with hot water, stir well and add the smooth pumpkin, stir until mixed
– Put the remaining sticky rice flour + sugar and oil, knead until all mixed
– Weigh 25gr round, do until the dough runs out (sy get 17pcs)
– Take one dough, fill with coconut core and round it
– Print using cookie cutters that have already been floured
– Place on a banana leaf that is smeared with a little oil.
– Steam for 8 minutes on medium heat until cooked
– In hot conditions, spread with thin oil.

Baca Juga:

Categories
Bahasa Inggris Pendidikan

Onde-onde – Procedure Text

Onde-onde – Procedure Text

Onde-onde - Procedure Text
Onde-onde – Procedure Text

Onde-onde

Onde-onde is food that is already familiar. It tastes good, of course many people like it. You can make it yourself at home.

Material contents:
– 150 gr peeled green beans, soaked for 1 hour
– 100 gr sugar
– 2 pandan leaves, tied a knot
– 1/2 teaspoon salt
– 200 ml coconut milk from 1/2 coconut

Leather material:
– 250 gr white sticky rice flour
– 1/2 tsp grm
– 50 gr steamed potatoes, mashed
– 75 gr refined sugar
– 160 ml of warm water
– 125 gr of sesame for coatings
– The oil for frying

How to make:
– Contents: Steam the steamed green beans for 25 minutes. Lift, then blender smooth with coconut milk
– in the pan, cook the green beans that have been blended with the rest of coconut milk, sugar, salt and pandan leaves. Stir until smooth, let it cool round shape, so that it can be neatly weighed. Each 15 gr set aside (I’m not weighing, it’s only about)
– skin: mix white glutinous rice flour, steamed potatoes, refined sugar and stirring salt
– Pour warm water a little until smooth and slippery
– weigh 25 gr each (I don’t weigh it) flat, give the contents of a round shape, do it until the dough runs out.

Baca Juga:

Categories
Bahasa Inggris Pendidikan

Chocolate roll filled with durian – Procedure Text

Chocolate roll filled with durian – Procedure Text

Chocolate roll filled with durian - Procedure Text
Chocolate roll filled with durian – Procedure Text

Chocolate roll filled with durian

From the shape alone is enough tempting right? Now you try to make it.

Stuffing material:
– 2 egg yolks
– 250ml of liquid milk
– 50gr granulated sugar
– 2sdm uphold durian meat
– 1/2 salt
– 1sdm tep custard
– 1.5 sds tepai cornena
– 1 / 2sdt vanilla paste

Leather Material:
– 1 egg
– 450ml of liquid milk
– 1sdm of vegetable oil
– 200gr flour
– 1sdm tep starch
– 10gr cocoa powder
– 1/2 salt

How to make:
1. Stuffing ingredients: stir well all ingredients then cook in a pan while continuing to stir with medium heat until bubbling & thickening. Set aside.
2. Leather: mix & mix thoroughly all ingredients then filter.
3. Heat a 18 cm diameter Teflon skillet which has been buttered and then pour about 3sdm of the skin mixture while the pan is turned so that the dough forms a circle then place the pan on the stove over low heat until the skin is cooked. Do it until the dough runs out.
4. Take the skin mixture then add the ingredients then cover & fold like an envelope.
5. Ready to be served.

Baca Juga:

Categories
Bahasa Inggris Pendidikan

Banana Bolu – Procedure Text

Banana Bolu – Procedure Text

Banana Bolu - Procedure Text
Banana Bolu – Procedure Text

Banana Bolu

If you want something different, you can try making a banana sponge. Its soft texture, makes this one very popular cake.

Ingredients:
– 300 Gram flour
– 200 grams of granulated sugar
– 100 ml of cooking oil
– 50 ml of water
– 4 Chicken egg grains
– 2 banana flavored teaspoons
– 1 SP Spoon
– 1 teaspoon vanilla powder
– Meses & white ripe chocolate to taste
– Yellow food coloring to taste

How to make:
– Beat eggs, SP, sugar, vanilla with a mixer for 10 minutes.
– Lower the mixer speed, add flour, cooking oil & water. Beat until blended.
– Add the banana flavoring and yellow coloring, then stir well.
– Pour the mixture into a mold that has been smeared with cooking oil. Fill only half, sprinkle meses, then cover with the dough again until the mold is almost full.
– Heat the steam, then steam for 10 minutes. Remove from the mold and wait for it to cool.
– Brush the edges and sides with white ripe chocolate that has been melted and mixed with yellow coloring.
– Wait until the chocolate hardens, then serve the banana cake.

Baca Juga:

Cookie cake – Procedure Text

Categories
Bahasa Inggris Pendidikan

Cookie cake – Procedure Text

Cookie cake – Procedure Text

Cookie cake - Procedure Text
Cookie cake – Procedure Text

Cookie cake

agenvimaxcanadaasli.com – Cake is a cake that is loved by many people and almost all regions of this type of cake dumplings.

Ingredients:
– 200 grams of flour
– 3 whole chicken eggs
– 2 egg yolks
– 300 milli of coconut milk
– 70 milliard of warm water
– 1 tablespoon of yeast cake
– 1 tablespoon of salt
– 150 grams of granulated sugar
– 130 grams of cheese
– 130 grams of meisis chocolate

How to make:
– Cut or grate the cheese as the topping. Then mix the cake yeast with warm water and stir it until it dissolves. After completely dissolved, set aside.
– Boil coconut milk, stirring constantly so that the coconut milk does not clot or break. This is done until the coconut milk boils, after boiling the fire can be killed and let the coconut milk warm.
– Then put the cake yeast into the mixture and add warm coconut milk. Stir again until all the ingredients are evenly mixed or there are no lumps even if small. After that, leave it for about 15 to 25 minutes.
– Prepare a cake mold or baking pan on the stove over low heat. High heat must be avoided so that the cake does not burn or only partially cooked.
– After that, apply cake mold with margarine. Then the dough can be poured into the mold until it is almost full and cover briefly. After a few minutes open the lid and add cheese or meises or other toppings according to taste. Then cover again until cooked.
– When the cake is deemed cooked, then remove the pinch from the mold. Then serve the cake as a family friend or prepare to sell or greet an important day.