Categories
Pendidikan

Fungsi & Tujuan Manajemen Keuangan

Fungsi & Tujuan Manajemen Keuangan

 

Fungsi Manajemen Keuangan

Anda sebagai pemilik perusahaan, baik perusahaan kecil, menengah dan besar selalu menghadapi masalah keuangan. Sebagai contoh: Anda ingin membeli bahan baku atau membeli mesin-mesin untuk mengolah bahan baku tersebut, Anda akan selalu berhubungan dengan keuangan. Disamping itu Anda juga menghadapi masalah keuangan lain, seperti dari mana sumber dana akan diperoleh, misalnya untuk membeli bahan baku dan membeli mesin-mesin akan didanai oleh pinjaman atau modal Anda sendiri. Masalah-masalah itu semua adalah masalah keuangan yang sering muncul dalam kegiatan usaha dan perlu juga diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi hambatan dalam operasional sehari-hari. Masalah pengaturan bagaimana penggunaan dana dan bagaimana memperoleh sumber dana sering disebut Manajemen Keuangan.

Dari penjelasan mengenai pengertian Manajemen Keuangan, dapat disimpulkan bahwa ada dua kegiatan pokok dari Manajemen Keuangan yaitu : bagaimana menggunakan dana dan bagaimana mencari sumber dana. Dua kegiatan pokok ini disebut Fungsi Manajemen. Yang bertanggung jawab dalam melaksanakan Fungsi Manajemen Keuangan ini adalah Manajer Keuangan atau bagian keuangan. Walaupun demikian tanggung jawab ini tidak terbatas hanya pada Manajer Keuangan atau bagian keuangan saja, tetapi pada kenyataannya juga tanggung jawab dari bagian – bagian lain dalam perusahaan, misalnya bagian produksi, pemasaran dan sumberdaya manusia.

Tujuan Manajemen Keuangan

Sebagai contoh keterkaitan tanggung jawab tersebut adalah misalnya Anda menginginkan untuk melakukan perluasan usaha maka Manajer Keuangan atau bagian keuangan akan berkoordinasi dengan bagian produksi apakah kaasitas produksi (mesin-mesin) masih mencukupi untuk rencana perluasan tersebut. Tanggung jawab dari Manajer Keuangan atau bagian keuangan didalam mengelola fungsi Manajemen Keuangan dapat digambarkan dalam skematis berikut ini :


Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa perusahaan dapat memperoleh dana dari Bank, pemilik perusahaan atau pemegang saham. Setelah menerima dana (anak panah 1) dari pihak-pihak penyedia dana, dana tersebut oleh Manajer Keuangan harus dikelola dan digunakan untuk proses produksi, antara lain : digunakan dalam investasi modal kerja dan investasi aktiva tetap (anak panah 2). Tujuan Manajer Keuangan didalam melakukan proses produksi adalah untuk memperoleh keuntungan, sehingga ada aliran dana masuk ke perusahaan (anak panah 3). Dana yang masuk ke perusahaan yang berasal dari keuntungan oleh Manajer Keuangan harus dikelola apakah keuntungan tersebut dibagi semua kepada pemilik dana atau semua digunakan untuk perluasan usaha atau digunakan dengan mengkombinasikan kedua alternative di atas (anak panah 4a dan 4b).

Dari skema pada gambar 1 terlihat bahwa Manajer Keuangan harus mengambil 3 keputusan, yaitu :

  1. Keputusan penggunaan dana (keputusan investasi)
  2. Keputusan memperoleh dana (keputusan pembelanjaan)
  3. Keputusan pembagian keuntungan (keputusan deviden)

Setelah Anda memahami tugas Manajer Kuangan yaitu harus melaksanakan kegiatan memperoleh danadan menggunakan dana seefisien mungkin. Selanjutnya timbul pertanyaan apa yang dapat digunakan untuk mengukur efisiensinya?. Jawabannya adalah Manajer Keuangan harus dapat meningkatkan atau memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang dimaksud di sini adalah harga yang dapat dibayar oleh (calon) pembeli apabila perusahaan tersebut akan dijual, dan tetap akan dioperasional sesuai dengan semula. Contohnya dua buah toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari. Satu toko terletak dipinggir jalan raya sedangkan satunya terletak di dalam pemukiman yang kurang padat penduduknya. Kedua toko tersebut mempunyai kekayaan yang sama dan seluruhnya dibelanjai dengan modal sendiri, maka apabila kedua toko tersebut akan dijual dan kedua toko tersebut tetap akan dioperasionalkan. Calon pembeli akan bersedia membayar toko yang terletak di jalan raya lebih mahal dari toko yang di dalam pemukiman meskipun nilai buku kedua toko tersebut sama. Ini disebabkan karena toko yang terletak di jalan raya diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih banyak.

Penentuan tujuan memaksimumkan nilai perusahaan ini sangat penting, karena tanpa tujuan ini Anda tidak dapat menyatakan apakah keputusan – keputusan dalam bidang keuangan tepat atau tidak. Semua keputusan harus Anda kaitkan dengan tujuan memaksimumkan nilai perusahaan.

Nilai Waktu dan Uang

Uang saat ini akan dihargai lebih tinggi dari uang pada yang akan datang, perbedaan tersebut disebabkan bahwa nilai uang akan dipengaruhi oleh waktu dan tingkat bunga. Nilai uang dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

  • Nilai uang masa yang akan datang
  • Nilai sekarang

Rumus dari kedua nilai uang tersebut dapat Anda lihat pada Buku Materi Pokok Manajemen Keuangan pada kegiatan belajar 2, modul 1.

Rumus tersebut hanya digunakan apabila pembayaran/penerimaan bunga hanya satu kali dalam satu tahun, akan tetapi pada kenyataannya pembayaran bunga ini oleh bank dapt dibayarkan lebih dari satu kali. Untuk itu rumus dasar diatas dapat berubah dengan mempertimbangkan frkwensi pembayaran. Lihat rumus nilai uang sekarang dan yang akan datang yang menggunakan variabel frekwensi pembayaran yang dinotasikan dengan lambang m.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/